Bagaimana Kondisi Bunker Saddam

Desain bunker Saddam hampir sama dengan konstruksi kapal selam modern. Bunker itu terdiri atas struktur luar dan dalam. Struktur dalam terisolasi secara menyeluruh dari struktur luarnya. Pada rancangan sebuah kapal selam, isolasi ini dimaksudkan untuk memperkecil transmisi suara yang berasal dari dalam kapal ke sekitar perairan. Sementara bunker Saddam dibuat untuk mencegah terjadinya guncangan eksternal masuk ke dalam struktur dalam. Guncangan eksternal dimaksud seperti ledakan yang ditimbulkan oleh nuklir.

Struktur luar bunker dibuat serupa dengan pola cangkang telur, terbuat dari 20-30 yard beton. Cangkang ini ditanam jauh di dasar bumi. Komunikasi fisik dengan dunia luar dilakukan melalui beberapa saluran yang dipasang di antara kedua struktur tadi.

Struktur internal kira-kira setinggi lima tingkat, dan memiliki kapasitas tampung hingga 100 orang dalam jangka waktu yang cukup lama. Di dalamnya tersedia tempat penyimpanan air dan peralatan daur ulang air, sehingga tidak perlu ada air dari luar untuk mengganti air yang telah ada dalam tangki penyimpanan. Konon, sistem pengairan yang terdapat dalam bunker tersebut dapat menyediakan air hingga lebih dari sepuluh tahun tanpa memperoleh tambahan air dari luar.

Tersedia pula sebuah penyimpanan makanan yang dibuat oleh pabrik Amerika Serikat. Makanan dalam alat ini dapat mencukupi kebutuhan 100 orang dalam jangka waktu sekitar satu tahun. Struktur tersebut juga dilengkapi dengan perpustakaan compact disc (CD), digital video disc (DVD), dan perlengkapan hiburan lainnya. Saluran elektronik juga tersedia, sehingga memungkinkan personel yang ada di dalam bunker berhubungan dengan pendukungnya di luar. Karl Bernd Esser menyatakan, bunker tersebut memiliki luas wilayah sekitar 1.800 m2 dan telah terbukti ketahanannya dalam Perang Teluk 1991. Sehingga ambisi Presiden George Bush — ayah Presiden George Walker Bush — untuk menangkap dan menggulingkan Saddam kala itu kandas. Bahkan dia bisa bertahan hingga saat ini.

Di sebuah peta yang ditunjukkan di website perusahaan tempat Esser bekerja, bunker itu mempunyai beberapa ruangan. Seperti ruangan komando, kamar tidur presiden, sistem air conditioning dan satu ruang tempat persembunyian. Dalam sebuah wawancara dengan saluran televisi Jerman ZDF, Esser mengungkapkan, tebal dinding bungker sekitar tiga meter itu, tahan terhadap temperatur hingga 300 derajat Celcius.

Dengan dua pintu keluar yang langsung menuju Sungai Tigris, dilindungi oleh pintu seberat tiga ton. Jika ingin menembus bunker itu, lanjutnya, pasukan koalisi harus menembak dengan Tomahawk seberat 80 kg sebanyak 16 kali di tempat yang persis sama.

Esser mengaku sama sekali tidak punya rasa sesal telah membangunkan sebuah bunker untuk Presiden Saddam Hussein. ”Bunker tidak dapat menembak orang. Itu hanya sebuah tempat perlindungan yang sesuai dengan standar NATO dan bomb-proof,” kilahnya.

Sumber : Balipost.co.id

Posted by infolahta ditziad

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: